
Jakarta, GOCifstats Indonesia
—
Mantan direktur kasting legendaris waralaba
James Bond
, Debbie McWilliams, secara terbuka menyatakan keengganannya melihat aktor populer, seperti Jacob Elordi, Callum Turner, serta Harris Dickinson menjadi Agen 007.
Menurut McWilliams, esensi utama dari James Bond adalah misteri yang utuh. Ia menegaskan penonton seharusnya tahu seminimal mungkin kehidupan pribadi sang aktor agar karakter mata-mata itu terasa meyakinkan di layar lebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya tidak ingin melihat satu pun dari mereka sebagai Bond karena sekarang kita sudah tahu terlalu banyak tentang mereka,” kata McWilliams seperti diberitakan
Variety
, Senin (29/6).
“Kami ingin tahu sesedikit mungkin tentang pribadi mereka, karena begitu lah mata-mata yang sebenarnya,” ia menegaskan.
McWilliams telah mengawal pemilihan aktor Bond selama 40 tahun sejak film For Your Eyes Only (1981) hingga No Time to Die (2021), dan merupakan sosok penting di balik terpilihnya Timothy Dalton, Pierce Brosnan, dan Daniel Craig.
Dirinya pensiun sebelum Amazon mengakuisisi waralaba tersebut dan menilai para kandidat kuat yang beredar saat ini sudah terlalu terekspos oleh publik.
[Gambas:Video GOCifstats]
McWilliams menambahkan bahwa publik tidak perlu mengetahui detail kehidupan sehari-hari sang aktor, termasuk tempat tinggal atau lokasi mereka berbelanja.
Baginya, poin paling krusial adalah deskripsi pekerjaan Bond yang memiliki izin untuk membunuh, premis yang harus benar-benar dipercayai penonton agar tidak kehilangan keterikatan dengan cerita.
McWilliams kemudian berkaca pada keputusannya di masa lalu saat memilih Timothy Dalton dan Pierce Brosnan yang kala itu belum terlalu dikenal luas oleh publik.
Begitu pula dengan Daniel Craig yang sebelum terpilih lebih banyak berkarier di ranah film independen dan bukan merupakan nama besar di industri hiburan.
Situasi tersebut dinilai sangat membantu penonton menerima karakter Bond seutuhnya, sehingga ia lebih memilih melihat aktor yang benar-benar baru dan tidak terduga.
Selain mempertahankan elemen misteri, McWilliams juga menegaskan bahwa karakter James Bond harus tetap digambarkan sebagai seorang pria. Hal tersebut merujuk pada pakem asli yang ditulis sang pencipta karakter, Ian Fleming.
Ia membandingkannya dengan karakter fiksi lain, seperti Harry Potter yang tidak diubah menjadi versi perempuan ataupun latar etnis yang berbeda dari naskah aslinya.
Di sisi lain, Amazon sendiri telah mengonfirmasi pada Mei lalu bahwa proses pencarian aktor baru untuk Agen 007 telah resmi dimulai.
Meski pihak studio memilih menutup rapat detail proses kasting tersebut, mereka berjanji akan membagikan kabar terbaru kepada para penggemar jika momentumnya sudah tepat.
Proyek film terbaru James Bond ini nantinya menjadi seri ke-26 dan disutradarai Denis Villeneuve.
Setelah McWilliams pensiun, tongkat estafet pencarian aktor kini berada di tangan direktur kasting baru, Nina Gold, yang sebelumnya sukses menangani waralaba besar, seperti Game of Thrones dan Star Wars.
Proyek masa depan ini juga akan diproduseri Amy Pascal dan David Heyman, sementara naskah skenarionya dipercayakan kepada kreator Peaky Blinders, Steven Knight.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Xanh SM Resmi Luncurkan Taksi Listrik di Indonesia
Baca lagi: Bulog Siap Penuhi Ekspor 10 Ribu Ton ke Singapura
Baca lagi: Putin Akhirnya Akui Rusia Terancam Krisis BBM Gara-gara Perang Ukraina




11 Responses
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://small.tulane.edu/project/community-book-center-renovation/ yaa.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://cvemon.intruder.io/cves/CVE-2009-3523 juga bahas hal yang sama lho.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://doodleordie.com/profile/bong88living/descriptions deh, lengkap parah!
saya suka banget sama pemikiran darisumber ini , mudah di cerna dan seru banget https://www.kufirst.center.ku.ac.th/meettheexpert/ kedua ini pun sama
banyak pelajaran yang sangat sangat berarti sekali disini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/54/
rekomendasi artikel yang memuaskan tentu nya hanya di kedua artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/branding-and-packaging-for-the-premiumku/ seru plus nambah pengetahuan
Tipografinya enak di mata, kombinasi warna dan hurufnya bikin nggak pegel baca lama-lama http://www.kufirst.center.ku.ac.th/samling2021_liveday1/ Visual dan infografis pendukung di dalam artikelnya sangat membantu memperjelas isi tulisan
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://cvemon.intruder.io/cves/CVE-2010-1591 bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.nsfocus.net/vulndb/13388 tadi.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://www.boards.ie/discussion/150274/server-like-wincenter, lumayan buat pelengkap.
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://www.socialbookmarkssite.com/user/bong88living/ juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.