
Jakarta, GOCifstats Indonesia
—
Kepergian komedian
Temon
meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama putri kelimanya, Rambu.
Putri dari komedian bernama lengkap Simson Rarameha Ngadang ini mengenang sang ayah sebagai sosok hebat yang selalu hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Ia tak henti memberi teladan kebaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Menurut saya… susah sih dipake kata-kata gitu. Kayak ya sudah, sosok Ayah yang… gimana ya? Ya hebat lah. Kayak… hebat lah, enggak tahu bingung,” kata Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7), dilansir
Detikhot
.
Bagi Rambu, Temon bukan hanya figur ayah, tetapi juga sosok yang konsisten mengajarkan nilai hidup sederhana. Salah satu nasihat yang paling ia ingat, yaitu pesan untuk selalu menjadi orang baik dan tidak menyusahkan orang lain.
“Kemarin kayak bilang harus jadi orang, kayak jadi orang tuh harus baik, enggak boleh… pokoknya ngasih nasihat yang kalau bisa jangan ngerepotin orang, jangan… jangan jadi orang yang jahat saja deh,” ujar Rambu.
Selain memberi wejangan hidup, Temon juga disebut aktif mendampingi pendidikan anak-anaknya.
Rambu mengenang bagaimana sang ayah kerap membantu saat dirinya kesulitan mengerjakan tugas sekolah. Menurutnya, Temon tak segan menjelaskan pelajaran dan memberi solusi setiap kali ia kebingungan.
“Dulu juga yang sering ngajarin sekolah, belajar, tuh Papa sih yang ngajarin. Kayak kalau ada PR bingung nih, enggak tahu cara nyelesainnya gimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ajarin,” tuturnya.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi Rambu, yaitu saat Temon hadir mendampinginya di hari wisuda. Baginya, momen itu menjadi sangat istimewa karena seluruh keluarga dapat berkumpul bersama dan menyaksikan pencapaian dirinya.
“Senang sih, karena keluarga pada ngumpul semua kan akhirnya wisuda. Terus ya sudah, waktu berharga banget itu. Enggak nyangka saja sih,” ucap Rambu.
Rambu menambahkan, setelah wisuda ia masih sempat bertemu Temon dalam sebuah acara. Tak disangka, pertemuan itu menjadi momen terakhirnya bersama sang ayah sebelum berpulang.
Seperti diberitakan sebelumnya, komedian Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7) pagi pukul 08.42 WIB.
Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh asisten Temon, Febry. Meski penyebab utamanya belum dipastikan pihak keluarga, tetapi ia mengakui Temon memiliki riwayat hipertensi.
“Belum tahu pasti, tapi emang ada darah tinggi,” ujar Febry singkat.
Temon dikenal sebagai komedian yang telah lama malang melintang di industri hiburan Tanah Air. Ia memulai karier sebagai penyiar radio sebelum akhirnya merambah dunia akting dan komedi.
Namanya makin populer setelah membintangi sitkom “Abdel dan Temon Bukan Superstar” bersama Abdel Achrian.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu juga sempat menjajal dunia tarik suara. Pada 2014, ia merilis single berjudul “Raja Disko.”
Sepanjang kariernya, Temon turut membintangi berbagai film layar lebar, serial televisi, dan program komedi yang membuatnya akrab di hati masyarakat.
Di rumah duka, tampak rekan artis dan komedian lain datang untuk melayat, seperti Cak Lontong dan Caisar.
(rti)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video GOCifstats]
Baca lagi: Apa Itu BBM Baru Biodiesel B50?
Baca lagi: Penjualan Mobil Baru Semester I 2026 Naik 15,9 Persen
Baca lagi: Puncak Kemarau Juli-September, Ini Cara Tetap Sehat saat Cuaca Panas



5 Responses
Sangat mencerahkan dan mudah dipahami alurnya. Sebagai pelengkap materi, tautan https://kldp.org/comment/250045 ini juga punya informasi yang sejalan dan patut buat dibaca.
Artikel ini bertindak sebagai jembatan konseptual yang menghubungkan teori-teori abstrak di ruang kelas dengan dinamika riil yang terjadi di lapangan kerja https://www.docdroid.net/MLuZjwn/olkfan-gsktar-pdf
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://kldp.org/comment/257898 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299861 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?o=ma&no=55085 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.