
Jakarta, GOCifstats Indonesia
—
Pertemuan damai antara
Ruben Onsu
dan
Sarwendah
pada 11 Juli mendatang resmi dibatalkan. Keputusan tersebut datang dari pihak Sarwendah setelah Ruben melayangkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu. Ia mengatakan rencana pertemuan damai tersebut akan beralih pada agenda mediasi yang diusung dalam proses persidangan awal di pengadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terkait rencana pertemuan dengan adanya gugatan, maka kami pastikan bahwa pertemuan itu menjadi belum bisa dilaksanakan,” kata Chris Sam Siwu seperti diberitakan
detikHot
pada Kamis (2/7).
“Karena, nanti dalam proses persidangan awal akan ada agenda mediasi dari pengadilan jadi kami akan mengikuti alur itu saja. Jadi kemungkinan, pertemuan tanggal 11 tidak jadi dilaksanakan karena ada gugatan,” lanjutnya.
Kendati demikian, pihak Sarwendah mengaku hingga kini belum menerima salinan surat resmi dari kepaniteraan pengadilan. Namun, pihaknya menilai langkah hukum yang dilayangkan Ruben Onsu sebagai hal yang tepat untuk mengakhiri polemik mantan pasangan suami istri tersebut.
Kuasa hukum Sarwendah juga memastikan akan menghadirkan bukti dan saksi yang mendukung argumen terkait persoalan hak asuh anak yang akan diperjuangkan kliennya di meja hijau.
“Gugatan yang saat ini informasinya sudah dilakukan oleh pihak RO sejujurnya, kami sangat menunggu momen ini. Karena di pengadilan, kami akan menyampaikan semua argumen hukum yang didukung dengan bukti dan saksi, terkait persoalan yang sebenarnya secara utuh sehingga hakim akan bisa melihat masalah ini dengan terang benderang,” kata Chris Siwu.
“Sampai saat ini, klien kami belum mendapatkan surat resmi dari pengadilan terkait gugatan hak asuh yang diajukan RO. Namun bila hal itu memang benar dilakukan, maka kami hargai dan menurut kami sudah sangat tepat bila penyelesaian masalah dilakukan melalui lembaga-lembaga yang kredibel,” kata Chris Siwu.
Selain menyiapkan bukti dan saksi, pihak Sarwendah mengaku siap menghadapi gugatan Ruben Onsu terkait tudingan-tudingan mengenai pola asuh hingga isu pembatasan akses pertemuan anak yang selama ini dikeluhkan Ruben Onsu.
“Kami sangat siap menghadapi gugatan tersebut. Dan semoga proses ini bisa berjalan lancar dan sepenuhnya kami percaya bahwa Yang Mulia Hakim bisa memberikan putusan yang terbaik berdasarkan fakta di persidangan,” kata Chris Siwu.
Pihak Ruben Onsu resmi mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (30/6). Pendaftaran gugatan tersebut dinilai mendesak untuk memberikan kepastian hukum yang mengikat demi masa depan kedua putri mereka, Thalia dan Thania Putri Onsu.
Perkara perselisihan hak asuh itu kini telah resmi teregistrasi di pengadilan. Pihak pengadilan pun dilaporkan sudah menetapkan tanggal untuk menggelar sidang perdana pada 15 Juli 2026.
Poin utama dalam gugatan ini berpusat pada hak Ruben Onsu untuk mendapatkan quality time bersama anak-anaknya secara rutin tanpa hambatan, yakni selama dua hingga tiga hari dalam sepekan.
Pihak Ruben merujuk pada kesepakatan setelah cerai yang sempat dibuat pada Juni 2024, yang mana implementasi mengenai pembagian waktu berkumpul tersebut dinilai tidak berjalan dengan baik oleh pihak Sarwendah.
Selain persoalan pembagian waktu pertemuan, gugatan ini juga dilayangkan karena adanya kekhawatiran mendalam dari Ruben Onsu mengenai indikasi pemanfaatan anak untuk aktivitas komersial di media sosial.
Pertimbangan lainnya adalah kekhawatiran atas situasi lingkungan pengasuhan saat ini yang dinilai kurang kondusif bagi perkembangan anak.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video GOCifstats]
Baca lagi: Angelina Jolie Ngaku Tak Pernah Berkencan sejak Pisah dari Brad Pitt
Baca lagi: Ferrari Resmi Perpanjang Kontrak Charles Leclerc
Baca lagi: Tarif Listrik PLN Periode Juli-September Tidak Naik




15 Responses
Kontennya menarik dan tidak terasa membosankan. Sebagai tambahan, saya juga menemukan informasi melalui https://www.giveawayoftheday.com/forums/profile/206390.
Sebuah sintesis yang luar biasa antara teori yang kokoh dan realitas yang terjadi di lapangan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/11/ gudang nya ilmu baru
Penulis tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga membagikan kebijaksanaan lewat artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9881-2/ saya tunggu artikel bagus lainnya
Keberadaan artikel seperti ini membuat internet menjadi tempat yang jauh lebih berharga untuk dijelajahi https://www.siteprice.org/competitors/travelgurubd.com
Penulis menenun kata demi kata dengan empati yang sangat terasa sampai ke hati pembaca https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thailandlab2020-2/ kedua artikel ini sama bagus nya
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1085 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Artikel ini menawarkan framework yang sangat jelas untuk diimplementasikan dalam dunia kerja https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_20122020/
Artikel ini memberikan nilai ROI (Return on Investment) waktu yang sangat tinggi bagi pembacanya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/12/
Bener-bener kaya akan ilmu! Penjelasannya padat tapi gampang dicerna. Makasih ya sudah berbagi tulisan sebermanfaat ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/11/
Suka banget sama artikel ini, isinya daging semua dan gak ngebosenin. Terima kasih banyak ilmunya, Gan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/asean-food-safety-forum-12-live/ artikel nya bagus sekali
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1038, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://naiad.pages.dev/04/TSdmOBedjs yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://forum.librivox.org/viewtopic.php?t=7748 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula http://international.lander.edu/news1/fals-approved-culture-exchange-tajikistan yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Tulisan ini punya jiwa. Karakter penulisnya kuat banget dan penyampaian pesannya ngena ke hati https://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-microbiology-contest-4/ sangat saya tunggu artikel lain nya yang seperti ini